Page 73 - CETAK BIRU PEMBARUAN PERADILAN 2010-2035
P. 73
Aplikasi untuk manajemen perkara (case management) akan membantu
antara lain: pengaturan distribusi dan alur perkara, akses para hakim dan
panitera, serta perubahan status putusan. Dukungan tersebut diwujudkan
dengan bantuan platform workflow tadi. Selain itu, aplikasi ini juga akan
mengakses fungsi yang disediakan platform manajemen dokumen untuk
keperluan pengelolaan dokumen perkara dan putusan. Untuk membantu
hakim mengambil keputusan dan mendorong adanya konsistensi hukum,
aplikasi ini juga akan mengakses fitur-fitur dalam platform solusi knowledge
management, misalnya: untuk penelusuran dan pengelompokan putusan
sejenis, melihat kemiripan argumen maupun pertimbangan hukum yang
pernah diambil di masa lalu, dan sejenisnya. Semua kinerja aktivitas
dalam pengelolaan perkara akan dipantau oleh platform workflow yang
selanjutnya disampaikan kepada aplikasi manajemen pengawasan dan
kinerja untuk keperluan evaluasi dan pengambilan kebijakan manajerial.
Sementara itu, aplikasi untuk manajemen pengadilan (court management)
meliputi manajemen sumber daya yang dipakai untuk melakukan proses
persidangan. Sumber daya tersebut antara lain mencakup panitera, ruang
sidang, maupun penghadiran saksi dan terdakwa, serta penyediaan akses
ke pengadilan. Selain itu, juga meliputi aspek manajemen ruang
persidangan itu sendiri, antara lain: perekaman persidangan, transkripsi
otomatis, dan video conference untuk pemeriksaan saksi. Pemanfaatan
teknologi sangat terbuka untuk penyediaan akses bagi layanan
pengadilan, khususnya di pengadilan tingkat pertama, misalnya untuk
melayani kalangan masyarakat yang lokasi geografisnya jauh dari
pengadilan. Aplikasi tersebut juga perlu memiliki kemampuan untuk
digunakan bagi kepentingan manajemen para pemangku kepentingan,
baik para pihak, kuasa hukum, dan lembaga hukum lainnya, seperti:
kejaksaan, kepolisian, Lapas, serta pihak lain yang relevan. Analogi di
sistem privat adalah aplikasi untuk customer relationship management (CRM)
dan supply chain management (SCM).
Dukungan TI untuk manajemen SDM akan mencakup manajemen
personalia, aktivitas promosi-mutasi-rotasi, pendidikan dan pelatihan,
penyediaan fasilitas untuk pembelajaran, misalnya e-learning dan modul
belajar mandiri untuk topik-topik tertentu sehingga pengetahuan hakim
67

