Page 74 - CETAK BIRU PEMBARUAN PERADILAN 2010-2035
P. 74

dan  aparatur  peradilan  lebih  merata,  sampai  penilaian  kinerja  serta
            pengenaan  tindakan  dan  pemberian  sanksi.  Beberapa  aspek  yang
            mempunyai  kaitan  dengan  dukungan  TI  bagi  manajemen  SDM  akan
            bersifat lintas satuan kerja, seperti pelaksanaan pendidikan dan pelatihan
            serta penilaian kinerja.

            Aplikasi  untuk  manajemen  keuangan  akan  mencakup  aspek  keuangan
            dan  akuntasi,  perencanaan  anggaran  dan  pemantauan  pencapaiannya,
            manajemen  aset  dan  hal-hal  relevan  lainnya.  Saat  ini,  aplikasi  untuk
            keperluan  tersebut  di  atas,  disediakan  oleh  Departemen  Keuangan  RI.
            Jika  ke  depan  kondisinya  masih  seperti  itu,  maka  perlu  melakukan
            implementasi fasilitas integrasi informasi dengan sistem yang disediakan
            oleh  departemen  tersebut  sehingga  bisa  dimanfaatkan  untuk  keperluan
            pelaporan dan kontrol manajemen internal oleh manajemen MA.

            Penyediaan  dukungan  TI  untuk  Manajemen  Pengawasan  dan  Kinerja
            akan  mencakup  kontrol  terhadap  kinerja  proses  maupun  kontrol
            terhadap  pencapaian  target  yang  sudah  dicanangkan  sesuai  antara
            rencana  dengan  realisasi,  serta  tindakan-tindakan  manajerial  yang
            dilakukan dengan berbekal hasil kontrol terhadap kinerja tersebut. Secara
            teknis, teknologi akan mencatat capaian kinerja pada proses kerja yang
            dilakukan setiap orang, misalnya, berapa lama proses penanganan perkara
            dilakukan  atau  tingkat  capaian  pemenuhan  kebutuhan  pendidikan
            aparatur  peradilan  sesuai  sasaran  yang  diinginkan  oleh  MA.  Sistem
            dengan  sendirinya  akan  mencatat  kesalahan,  anomali  proses  maupun
            ketidakmampuan  memenuhi  target  kinerja.  Oleh  karena  itu,  fungsi
            pengawasan juga akan terbantu dengan dukungan teknologi ini.

            Bilamana  semua  rangkaian  proses  kerja  sudah  berbasis  teknologi  dan
            sudah begitu banyak data yang tersimpan, kebutuhan lanjutan yang akan
            muncul  dengan  sendirinya  adalah  kebutuhan  untuk  melakukan  fungsi
            pencarian, pengelompokan dan pembuatan laporan serta analisa statistik.
            Untuk itu diperlukan satu fasilitas yang bisa digunakan segenap pengguna
            yang disebut fasilitas temu kembali informasi dan pelaporan (information
            retrieval & reporting). Fasilitas ini akan menyediakan akses terhadap data
            yang diperlukan sesuai dengan tingkat wewenang penggunanya. Contoh


                                          68
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79